Jakarta (Bisnis Syariah) – Setelah Garuda Indonesia mengumumkan penangguhan penerbangan menuju Jeddah, Saudi Arabia, mulai Senin, 21 Desember kemarin, sontak memunculkan banyak pertanyaan di kalangan calon jemaah umrah yang sudah merencanakan keberangkatannya pada Januari dan Februari  2021 mendatang.

Beberapa komunitas media sosial, juga menampilkan banyak pertanyaan, tentang kemungkinan penundaan yang panjang keberangkatan jemaah umrah Indonesia, menuju Tanah Suci, sebagai dampak dari kebijakan tersebut.

Selidik punya selidik, ternyata kebijakan yang diambil maskapai penerbangan Garuda Indonesia itu tak lepas dari kebijakan pemerintah Kerajaan Saudi Arabia untuk menghindari penyebaran varian baru virus Covid-19 yang sudah menyebar di Inggris dan beberapa negara Eropa lainnya. Ketika ditanya soal itu, melalui whatsapp, Sekretaris Jenderal Afiliasi Mandiri Penyelenggara Umrah Haji (AMPUH) Indonesia, H. Wawan Suhada mengaku sudah mengetahui kabar tersebut.

“Sedang kita siapkan press releasenya, untuk merespon dan mengantisipasi dampak dari kebijakan tersebut,” ujar Wawan ketika dihubungi Selasa siang, (22/12/2020). Dalam kesempatan itu, Wawan mengatakan optimis penerbangan dari Indonesia menuju Jeddah, Saudi Arabia akan kembali normal. “Insya Allah, awal Januari mendatang akan dibuka lagi,” tandasnya lagi. (rio)

Terhubung Dengan Kami



Watch Webinar

Artikel


Silaturahmi ke Pemerintah, Pengurus AMPUH Paparkan Program Kerja 2021


Silaturahmi ke Pemerintah, Pengurus AMPUH Paparkan Program Kerja 2021





Menghadiri MoU Manasik Sepanjang Tahun, Asosiasi AMPUH Penuhi Undangan Pemerintah


Menghadiri MoU Manasik Sepanjang Tahun, Asosiasi AMPUH Penuhi Undangan Pemerintah



Home » Saudi Tutup Penerbangan, Asosiasi AMPUH : Insya Allah Januari Dibuka Lagi

Saudi Tutup Penerbangan, Asosiasi AMPUH : Insya Allah Januari Dibuka Lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published.